Hari minggu adalah hari yang ditunggu-tunggu sebagian orang, apalagi bagi mereka yang mempunyai rutinitas kerja dari senin sampai sabtu sudah tentu merindukan hari libur, walau hanya sehari waktu yang dimiliki untuk mengisi libur pasti akan digunakan sebaik mungkin.
Demikian juga dengan saya, niat sudah ditetapkan pada malam hari bahwa esok pagi ingin berolahraga di alun-alun selatan kota Yogyakarta yang lebih terkenal dengan sebutan Alkid (alun-alun kidul). Pagi-pagi sekali teman sekamar saya sudah siap dengan sepedanya, Ia akan bersepeda hingga UGM di utara kota ini, wah jauh sekali pikirku, sayangnya sepeda yang kami miliki cuma satu, akhirnya aku memutuskan akan berlari pagi saja di sekitar alun-alun, kebetulan juga pemain drum di grup band saya sedang menginap malam ini, dan memang penasaran karena belum pernah sepagi itu Ia bangun dan berolahraga di hari minggu.
Pagi itu rupanya sudah banyak yang berolahraga, disisi jalan pun para penjual makanan sedang bersiap-siap membuka dagangannya, ada yang berjualan soto mie, bubur ayam, susu segar dll.
Dan kami pun berpisah dengan teman yang memang ingin bersepeda dan berjanji akan bertemu kembali di alun-alun setelah agak siang. Rupanya tak hanya manusia saja yang membutuhkan olahraga, ternyata binatang pun juga, beberapa orang terlihat asyik mengajak binatang kesayangnya untuk berlari, memang kebanyakan binatang yang diajak olahraga pagi itu adalah anjing dengan berbagai macam jenis dari yang lucu imut-imut hingga yang bertampang seram sekali.
Setelah berkeliling lebih dari 10 itaran, rupanya kaki ini sudah tak kuat lagi hingga akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat sejenak untuk menikmati susu sapi segar yang dijual dipinggir jalan seharga 3500 rupiah segelas besar, wah betapa murahnya kota ini, gumamku.
Tak berapa lama kemudian temanku yang bersepeda datang, lalu kami pun sepakat untuk pergi mencari sarapan pagi itu, karena temanku si penggebuk drum yang satu ini memang tak tahan lapar hehehehe setelah berunding sejenak, akhirnya kami memutuskan untuk mencari bubur ayam dan nasi uduk, lalu berjalanlah kami ke arah pulang tepat disisi jalan Panjaitan ada sebuah warung penjual bubur ayam dan nasi uduk, rupanya tak salah teman saya yang satu ini soal kuliner, karena Ia lebih tahu dan pernah makan disitu.
Aku pun memesan nasi uduk dan dua orang teman saya makan bubur ayam, hmmm....nasi uduk yang lumayan lezat ini mengingatkanku akan kampung halaman nun disana, dulu biasanya ibuku paling jago membuatnya.
Kenangan demi kenangan pun terlintas dalam benak, ingin rasanya pulang ke rumah, rumah yang selalu hangat menerimaku, tempat dimana aku dibesarkan, tumbuh dan berkembang, namun kutepis itu semua karena aku memiliki tujuan dan impian dikota ini yang akan kuwujudkan secara perlahan, memang aku aku seorang anak yang sejak kecil selalu mandiri jarang meminta uang terhadap kedua orangtuaku, maafkan anakmu ya bu suatu saat nanti aku pasti pulang tuk menjengukmu dan membahagiakanmu......
Itulah minggu pagiku di tahun 2013 ini.......mudah-mudahan menjadi kegiatan rutin yang akan selalu kurindukan bila akhir pekan datang menjelang.
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar