Semua orang pasti pernah membaca sebuah cerpen. Anda dapat menemukan cerpen di media cetak,
seperti koran dan majalah. Bahkan, Anda memiliki sebuah buku kumpulan cerpen dari pengarang
yang menjadi idola Anda.
Bagi sebagian orang, membaca cerpen memang merupakan bagian dari kegiatan dalam mengisi
waktu luang atau santai. Akan tetapi, pernahkah terbesit dalam hati Anda untuk menulis
cerpen sendiri?
Menulis memang sebuah kegiatan yang susah-susah gampang. Apalagi dalam menulis cerpen.
Salah satu kendala dalam menulis cerpen adalah menentukan ide penulisan cerpen (ide
cerita). Ide cerita untuk menulis cerpen sangat banyak. Ide itu bisa Anda dapatkan dalam
sekali duduk. Anda dapat menemukan ide melalui cara-cara berikut ini.
Pengalaman Pribadi
Ide penulisan cerpen dapat diambil dari pengalaman pribadi. Coba ingat-ingat kembali
pengalaman yang pernah Anda alami. Pengalaman masa kecil atau pengalaman setelah dewasa,
baik pengalaman yang menyenangkan maupun yang menyedihkan.
Bisa juga dengan pengalaman unik dan lucu yang pernah Anda alami. Misalnya, Anda salah
memakai kostum saat menghadiri acara pesta pernikahan atau acara-acara resmi lainnya.
Kemudian, untuk menutupi rasa malu, Anda melakukan sebuah tindakan yang bisa menutupi rasa
malu Anda.
Pengalaman Orang Lain
Seperti halnya pengalaman pribadi, pengalaman orang lain dapat dijadikan ide penulisan
cerpen. Coba Anda tanya orang-orang terdekat, seperti saudara atau teman, apakah mereka
memiliki pengalaman yang unik, lucu, menyedihkan, atau menyenangkan. Kadang, pengalaman
orang lain lebih menarik atau lebih tragis daripada pengalaman pribadi atau sebaliknya.
Peristiwa di Sekitar
Coba amati lingkungan sekitar Anda, seperti di rumah, tetangga, jalan raya, lapangan bola,
pasar, sekolah, kantor, dan lain-lain. Ide kadang muncul dari hal-hal kecil yang sederhana.
Namun, dari ide kecil tersebut dapat berkembang menjadi sebuah cerita yang luar biasa.
Dengan mengamati lingkungan sekitar, Anda sekaligus dapat mengamati berbagai karakter
orang. Hal ini berguna untuk menentukan watak atau karakter tokoh yang ada dalam cerpen.
Coba Anda amati bagaimana karakter seorang guru, pedagang bakso, dan lain-lain.
Menuangkan Ide
Setelah ide penulisan cerita ditentukan, mulailah menulis. Apa yang harus pertama ditulis?
Tuliskanlah kata pertama yang ada di pikiran Anda yang berkaitan dengan ide cerita.
Tuliskan saja apa yang ada di pikiran Anda apa adanya. Jangan takut salah dengan susunan
kalimat, yang penting Anda mampu menuliskan satu paragraf terlebih dahulu. Tuliskan apa
yang Anda ingat saat peristiwa atau pengalaman itu terjadi. Tuliskan rangkaian demi
rangkaian peristiwa yang pernah Anda alami.
Setelah mampu menuliskan rangkaian peristiwa, coba Anda tentukan siapa tokoh dan bagaimana
karakternya. Apakah tokoh yang ada dalam cerita itu Anda atau orang lain?
Biasanya, tokoh dalam sebuah cerpen tidak banyak, bahkan bisa hanya ada satu tokoh. Kenali
tokoh utama dengan baik. Munculkan karakter tokoh dengan watak biasa atau luar biasa sesuai
dengan kebutuhan dalam cerita. Watak tokoh bisa bersifat protagonis atau antagonis.
Meskipun ide penulisan cerpen diambil dari kisah nyata Anda atau orang lain, Anda bebas
menentukan atau mengubah cerita selanjutnya.
Selanjutnya, munculkan konflik yang akan dihadapi tokoh. Buatlah konflik dalam sebuah
cerpen yang sederhana dan ringan. Jika perlu, berikan kejutan-kejutan menarik dalam
konflik. Akhiri cerita dengan ending yang mengejutkan pula agar cerita yang Anda buat
berkesan bagi pembaca.
Tentunya, kemampuan setiap orang berbeda dalam meramu sebuah ide cerita. Salah satu cara
terbaik agar mampu meramu ide cerita menjadi sebuah cerpen adalah dengan banyak berlatih
dan berlatih.
Lakukan langkah tersebut terus menerus agar Anda terbiasa menulis. Semakin rajin Anda
berlatih, keterampilan menulis Anda akan terasah dengan baik. Untuk gaya penulisan, Anda
dapat meniru atau belajar dari pengarang cerpen yang terkenal. Selanjutnya, Anda harus
memiliki gaya penulisan sendiri yang bisa menjadi ciri khas Anda dalam penulisan cerpen.
Tips menuangkan ide penulisan cerpen dari pengalaman pribadi atau kisah nyata
* Pilih pengalaman atau kisah nyata yang paling berkesan.
* Pilih bagian penting dari pengalaman atau kisah tersebut.
* Gali dan kembangkan bagian tersebut sesuai selera Anda.
* Munculkan kejutan-kejutan menarik.
* Menulislah dengan santai tanpa beban.
Selamat mencoba!
sumber; http://www.anneahira.com/
seperti koran dan majalah. Bahkan, Anda memiliki sebuah buku kumpulan cerpen dari pengarang
yang menjadi idola Anda.
Bagi sebagian orang, membaca cerpen memang merupakan bagian dari kegiatan dalam mengisi
waktu luang atau santai. Akan tetapi, pernahkah terbesit dalam hati Anda untuk menulis
cerpen sendiri?
Menulis memang sebuah kegiatan yang susah-susah gampang. Apalagi dalam menulis cerpen.
Salah satu kendala dalam menulis cerpen adalah menentukan ide penulisan cerpen (ide
cerita). Ide cerita untuk menulis cerpen sangat banyak. Ide itu bisa Anda dapatkan dalam
sekali duduk. Anda dapat menemukan ide melalui cara-cara berikut ini.
Pengalaman Pribadi
Ide penulisan cerpen dapat diambil dari pengalaman pribadi. Coba ingat-ingat kembali
pengalaman yang pernah Anda alami. Pengalaman masa kecil atau pengalaman setelah dewasa,
baik pengalaman yang menyenangkan maupun yang menyedihkan.
Bisa juga dengan pengalaman unik dan lucu yang pernah Anda alami. Misalnya, Anda salah
memakai kostum saat menghadiri acara pesta pernikahan atau acara-acara resmi lainnya.
Kemudian, untuk menutupi rasa malu, Anda melakukan sebuah tindakan yang bisa menutupi rasa
malu Anda.
Pengalaman Orang Lain
Seperti halnya pengalaman pribadi, pengalaman orang lain dapat dijadikan ide penulisan
cerpen. Coba Anda tanya orang-orang terdekat, seperti saudara atau teman, apakah mereka
memiliki pengalaman yang unik, lucu, menyedihkan, atau menyenangkan. Kadang, pengalaman
orang lain lebih menarik atau lebih tragis daripada pengalaman pribadi atau sebaliknya.
Peristiwa di Sekitar
Coba amati lingkungan sekitar Anda, seperti di rumah, tetangga, jalan raya, lapangan bola,
pasar, sekolah, kantor, dan lain-lain. Ide kadang muncul dari hal-hal kecil yang sederhana.
Namun, dari ide kecil tersebut dapat berkembang menjadi sebuah cerita yang luar biasa.
Dengan mengamati lingkungan sekitar, Anda sekaligus dapat mengamati berbagai karakter
orang. Hal ini berguna untuk menentukan watak atau karakter tokoh yang ada dalam cerpen.
Coba Anda amati bagaimana karakter seorang guru, pedagang bakso, dan lain-lain.
Menuangkan Ide
Setelah ide penulisan cerita ditentukan, mulailah menulis. Apa yang harus pertama ditulis?
Tuliskanlah kata pertama yang ada di pikiran Anda yang berkaitan dengan ide cerita.
Tuliskan saja apa yang ada di pikiran Anda apa adanya. Jangan takut salah dengan susunan
kalimat, yang penting Anda mampu menuliskan satu paragraf terlebih dahulu. Tuliskan apa
yang Anda ingat saat peristiwa atau pengalaman itu terjadi. Tuliskan rangkaian demi
rangkaian peristiwa yang pernah Anda alami.
Setelah mampu menuliskan rangkaian peristiwa, coba Anda tentukan siapa tokoh dan bagaimana
karakternya. Apakah tokoh yang ada dalam cerita itu Anda atau orang lain?
Biasanya, tokoh dalam sebuah cerpen tidak banyak, bahkan bisa hanya ada satu tokoh. Kenali
tokoh utama dengan baik. Munculkan karakter tokoh dengan watak biasa atau luar biasa sesuai
dengan kebutuhan dalam cerita. Watak tokoh bisa bersifat protagonis atau antagonis.
Meskipun ide penulisan cerpen diambil dari kisah nyata Anda atau orang lain, Anda bebas
menentukan atau mengubah cerita selanjutnya.
Selanjutnya, munculkan konflik yang akan dihadapi tokoh. Buatlah konflik dalam sebuah
cerpen yang sederhana dan ringan. Jika perlu, berikan kejutan-kejutan menarik dalam
konflik. Akhiri cerita dengan ending yang mengejutkan pula agar cerita yang Anda buat
berkesan bagi pembaca.
Tentunya, kemampuan setiap orang berbeda dalam meramu sebuah ide cerita. Salah satu cara
terbaik agar mampu meramu ide cerita menjadi sebuah cerpen adalah dengan banyak berlatih
dan berlatih.
Lakukan langkah tersebut terus menerus agar Anda terbiasa menulis. Semakin rajin Anda
berlatih, keterampilan menulis Anda akan terasah dengan baik. Untuk gaya penulisan, Anda
dapat meniru atau belajar dari pengarang cerpen yang terkenal. Selanjutnya, Anda harus
memiliki gaya penulisan sendiri yang bisa menjadi ciri khas Anda dalam penulisan cerpen.
Tips menuangkan ide penulisan cerpen dari pengalaman pribadi atau kisah nyata
* Pilih pengalaman atau kisah nyata yang paling berkesan.
* Pilih bagian penting dari pengalaman atau kisah tersebut.
* Gali dan kembangkan bagian tersebut sesuai selera Anda.
* Munculkan kejutan-kejutan menarik.
* Menulislah dengan santai tanpa beban.
Selamat mencoba!
sumber; http://www.anneahira.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar